Oct 04

Kenaikan Harga Jual Bata Ringan Di Jawa Timur

Kenaikan Lagi Harga Jual Bata Ringan di Jawa Timur

Setelah beberapa bulan yang lalu mengalami kenaikan harga bata ringan seperti : Citicon, Gracon, Brix, Grand elephant, dan sebagainya , per tanggal 2 Oktober 2017 terjadi kenaikan bata ringan lagi seperti pada merk bata ringan : Citicon, Grand Elephant, Gracon, Bricon, Falcon, Focon, Brix dan ICC.
Kenaikan harga ini dipicu oleh kenaikan harga bahan baku pasir silika, pasta pengembang serta di sisi lain factor semakin meningkatnya permintaan pasar bata ringan dari waktu ke waktu.
Regulasi ketatnya ijin tambang galian C di oleh Pemprov Jatim secara tidak langsung cepat atau lambat akan memicu kenaikan harga pasir silika yang merupakan bahan baku utama produksi bata ringan AAC.
Bahan pasta pengembang (aluminium pasta ) yang masih diimport dari luar negeri juga mengalami kenaikan harga secara signifikan.kenaikan harga bata ringan okt 2017
Kenaikan harga yang terjadi berkisar di Rp. 15.000 – 25.000/m3 jika sebelumnya harga jual eceran di pasaran di harga Rp. 675.000 – 700.000,-/m3 maka dengan kenaikan harga ini menjadi di kisaran harga Rp. 700.000 – 725.000/m3 di wilayah Surabaya, Sidoarjo dan Gresik, untuk wilayah diluar Surabaya maka akan dari harga setelah kenaikan ditambah dengan ongkos kirim ke tujuan masing masing kota.
Harga tertinggi bata ringan masih dipegang oleh merk : Citicon, Grand Elephant dan Falcon kemudian disusul oleh merk Gracon, Bricon dan ICC.
Sementara harga paling rendah masih ada di merk Focon.
Harga di kisaran Rp. 725.000/m3 mengingatkan kita pada harga bata ringan 4-5 tahun yang lalu dimana merk bata ringan yang beredar di pasaran tidak sebanyak sekarang ini.
Harga bata ringan sempat mencapai kisaran Rp. 600.000 – 650.000/m3 di pasar eceran, namun karena faktor-faktor yang membuat biaya produksi menjadi naik maka harga bata ringan merangkak naik menembus di level Rp. 700.000 – 725.000/m3.
Namun memang pada bulan Agustus 2017 kenaikan tidak hanya pada satu item bahan bangunan saja tetapi secara umum memang terjadi kenaikan harga bahan bangunan secara Nasional terutama kenaikan harga material besi bangunan.
Walaupun mengalami kenaikan harga secara berkala, permintaan bata ringan terus mengalami peningkatan secara signifikan dari waktu ke waktu hal ini menunjukkan bahwa bata ringan telah mampu menggantikan peran bata merah konvensional di kalangan masyarakat sebagai material pasangan dinding rumah maupun gedung bertingkat dengan segala kelebihan-kelebihannya, harga tidak lagi menjadi acuan utama pertimbangannya karena harga bata merahpun mengalami kenaikan dari waktu-ke waktu.
Dalam tahun 2017 ini di Jawa Timur belum ada pabrik baru bata ringan artinya belum bertambahnya produsen bata ringan baru, hanya beberapa merk menambah unit produksinya untuk meningkatkan kapasitas produksinya seperti Focon yang mengakuisisi unit produksi bata ringan Voscon yang tutup produksi beberapa tahun yang lalu. Bata ringan Gracon juga berencana menambah unit produksinya namun sampai saat ini belum ada info lebih lanjut soal realisasi penambahan unit barunya.
Beberapa tahun yang lalu tepatnya 4-5 tahun yang lalu banyak sekali bermunculan pabrik-pabrik bata ringan baru yang meramaikan persaingan bata ringan AAC di Jawa Timur sehingga harga bata ringan secara drastis turun dari kisaran Rp. 850.000/m3 menjadi di kisaran Rp. 600.000/m3. Saat ini dengan belum munculnya pabrik-pabrik baru secara massive maka harga bata ringan relative dapat dikondisikan serta terkendali, tingkat persaingan lebih dapat terkendali pula.
Dengan semakin meningkatnya permintaan pasar terhadap bata ringan di sisi lain kapasitas produksi pemenuhan kebutuhan bata ringan masih tetap maka tingkat persaingan justru lebih ketat di tingkatan distributor maupun agen dalam bersaing merebut pangsa pasar yang semakin melebar sampai di tingkatan kota kecil maupun pedesaan.
Saat ini pabrik-pabrik bata ringan sampai mengalami kehabisan stock nya bahkan harus indent terlebih dahulu beberapa hari sebelum pengiriman, belum lagi beberapa pabrikan yang mengalami maintenance mesin mesin produksinya membuat pemenuhan permintaan bata ringan menjadi tersendat.
Walaupun mengalami peningkatan permintaan yang cukup drastis hal ini belum membuat hadirnya investasi baru dalam bidang produksi bata ringan AAC di Jawa Timur. Dengan akan hadirnya pabrik baru maka diharapkan pasokan bata ringan dalam melayani permintaan pasar akan menjadi lebih lancer karena laju pertumbuhan di bidang infrastruktur dan property terus mengalami peningkatan serta kemajuan yang akan membuat permintaan bata ringan AAC menjadi lebih tinggi.
PT. Tiga Mitra Surabaya sebagai salah satu distributor bata ringan yang jual bata ringan, panel lantai serta semen mortar untuk area Surabaya dan sekitarnya baik grosir maupun eceran. Kami juga memiliki cabang cabang di beberapa kota di Jawa Timur Malang, Jember, Madiun, Mojokerto. Untuk pelayanan kebutuhan bata ringan, panel lantai dan juga semen mortar segera hubungi customer service kami di kantor-kantor cabang yang sudah ada , informasi harga dan pemesanan bata ringan untuk wilayah Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Malang, Jember dan Madiun dapat menghubungi :
PT. Tiga Mitra Surabaya
Jl. Raya Klakahrejo, ruko TCBD-TR. 1/11 Kandangan – Benowo – Surabaya 60198
Telp. (031) 51160405, Hp. 081231313222, 087852574222, 085733098111, 085100398222
PT. Tiga Mitra Surabaya Cabang Malang
Jl. Ki Ageng Gribig no. 07 Madyopuro – Kedung Kandang – Malang
Telp. (0341) 3029622 HP. 082132137447
PT. Tiga Mitra Surabaya Cabang Jember
Jl. Kapten Pierre Tendean, Ruko Sukorejo Kav. No. 2 Karangrejo – Sumbersari – Jember
Jl. MT. Haryono no. 68 Jember
Telp. (0331) 323400 Hp. 082234615557, 087853574333
PT. Tiga Mitra Surabaya Cabang Madiun
Pertokoan Rado Trade Centre (RTC)
Jl. Ring Road Barat Blok RA No. 26 Madiun
Telp. (0351) 4773060
Hotline : 085807498222, 085807498333

Permanent link to this article: http://jualbataringan3mitra.com/kenaikan-harga-bata-ringan-di-jawa-timur/uncategorized/

Leave a Reply

Your email address will not be published.